kesehatan 8 Fakta dan Mitos Seputar Mabuk

Go down

kesehatan 8 Fakta dan Mitos Seputar Mabuk

Post by Admin on Fri Mar 02, 2012 1:25 pm

Setelah minum minuman beralkohol, orang akan merasakan mabuk dan tidak
sadarkan diri. Sebagian orang bahkan merasakan sakit pasca mabuk.

Berikut beberapa mitos yang beredar tentang mabuk dan dampak yang ditimbulkannya, dilansir dari WebMD.


1. Mitos: Mabuk bukanlah masalah yang besar

Faktanya Mabuk adalah reaksi tubuh akibat diracuni alkohol terlalu
banyak. Orang yang minum alkohol secara berlebihan akan mengalami
gangguan sistem saraf pusat. Ini bukanlah hal yang sepele, karena dapat
menyebabkan sakit kepala, pusing, mual dan dehidrasi.

Selain itu, setelah efek alkolol hilang akan timbul sakit kepala berat,
kelelahan, mulut baal, perut kram dan sistem kekebalan tubuh melemah.


2. Mitos: Mabuk 'buta' gender

Faktanya adalah dengan minuman yang sama, wanita lebih mungkin memberikan dampak negatif alkohol ketimbang pria.

Hal ini karena pria memiliki kandungan air yang lebih banyak di tubuhnya
ketimbang wanita, yang dapat membantu mengencerkan alkohol yang
diminumnya. Sedangkan pada wanita, dalam jumlah yang sama, alkohol lebih
banyak terbentuk dalam aliran darah.


3. Mitos: Mabuk hanya terjadi jika minum banyak alkohol

Faktanya Memang benar minum banyak alkohol dapat menyebabkan mabuk, tapi
itu juga tergantung pada komposisi tubuh. Pada sebagian orang, hanya
minum segelas alkohol saja sudah bisa memicu sakit kepala dan gejala
mabuk lainnya.


4. Mitos: Wine (minuman anggur) adalah alkohol yang paling ringan

Faktanya Anggur merah mengandung tanin, yaitu senyawa yang dikenal
sebagai pemicu sakit kepala pada beberapa orang. Minuman seperti wiski
juga cenderung menyebabkan mabuk yang lebih parah. Wine bahkan lebih
keras daripada vodka dan gin.


5. Mitos: Diet koktail merupakan taruhan yang aman

Faktanya diet minuman mungkin dapat membantu jika Anda ingin mengurangi
kalori, tetapi tidak akan membantu untuk menghindari mabuk.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan, jus buah atau cairan
yang mengandung gula dapat mengurangi intensitas minum minuman
beralkohol.


6. Mitos: Makan sebelum tidur dapat mengurangi efek mabuk

Faktanya ini merupakan satu dari 2 anggapan yang salah. Pertama, makan
sebelum tidur (setelah minum alkohol) tidak akan membantu mengurangi
efek mabuk.

Kedua, meskipun makanan dapat memperlambat penyerapan alkohol tubuh,
tapi makan sebelum tidur justru malah memperburuk keadaan tubuh Anda.


7. Mitos: Alkohol membantu Anda untuk tidur lebih baik

Faktanya bukannya membantu untuk tidur lebih baik, alkohol malah dapat mengganggu tidur.

Pada awalnya, alkohol mungkin dapat membantu orang tertidur lebih cepat,
tapi alkohol membuat tubuh tidak bisa mencapai siklus tidur REM (tidur
dalam) dan membuat orang bangun lebih cepat karena dampak sakit pasca
mabuk.


8. Mitos: Minum kopi dapat membantu mengurangi efek mabuk

Faktanya kopi dapat menyebabkan dehidrasi dan dapat membuat mabuk
semakin memburuk. Hindari minuman berkafein dan meninum berenergi
setelah Anda mabuk.

Air putih adalah minuman terbaik untuk menggantikan elektrolit tubuh
yang hilang, terutama bila Anda mengalami muntah saat mabuk.

Sumber :
detik.com
avatar
Admin
Administrator
Administrator

Jumlah posting : 60
Join date : 04.07.11

Lihat profil user http://bizbaz.snob.tv

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik